4 Hal Penting yang Harus Dilakukan Sebelum Menulis Esai
1. Mantapkan Niat (mempengaruhi fokus)
Nah ini yang paling utama guys. Sebelum kita menulis esai, kita harus pikirkan
dahulu apa tujuan kita menulis esai ini, apakah untuk kompetisi, atau hanya menyalurkan
hobi, mendaftar beasiswa, dikirimkan ke koran, atau tugas sekolah. Karena beda tujuan bakalan beda format juga
loh. Misal nih, kita mau ikut lomba esai maka biasanya setiap panitia yang
mengadakan lomba itu memiliki kriteria penilaian yang berbeda-beda dan juga ada
aturan penulisannya, seperti sub bab harus ditulis atau tidak, memerlukan cover
atau tidak, dll.
Menulis esai untuk tujuan kompetisi, pada umumnya juga berbeda dengan
esai untuk melamar beasiswa. Menurut berbagai artikel yang pernah saya baca dan
dari pengalaman pribadi, biasanya esai untuk melamar beasiswa lebih seperti
motivation letter. Nah, begitu juga dengan esai untuk tugas sekolah pastilah
berbeda dengan esai yang akan dikirimkan ke koran. Jadi, kita harus pahami dulu
ya guys untuk apa kita menulis esai dan kita harus cermati dulu seperti apa
kriteria esai yang diinginkan oleh lembaga yang kita tuju.
Selain paham tujuan kita menulis esai, kita juga harus meluruskan niat
dulu ya guys sebelum menulis esai. Why? Karena ini sangat mempengaruhi kita
ketika menulis nanti. Misalnya, kita mengikuti lomba esai dan tujuan kita
menangin lomba itu. Ya gak salah sih tujuan ini dan semua orang pasti
menginginkannya juga, tapi yang perlu kita garis bawahi yaitu agar kita tidak
menjadikan kemenangan sebagai tujuan utama kita dalam menulis esai. Jika tujuan
utama kita menang, pastilah kita akan terus terngiang-ngiang bagaimana cara
memenangkan bukan mencari solusi untuk esai kita. Selain itu, jika fokus kita
adalah kemenangan semata, kemungkinan besar kita akan lebih sering writer’s block dan ketika kita belum
bisa mendapatkan kemenangan itu maka bisa jadi semangat kita patah. Selain
patah semangat, kemungkinan besar kita tidak akan dapat apa-apa jika kita kalah
dan tujuan utama kita adalah kemenangan. Nah, sayang banget kan? L
2. Memilih tema yang kita sukai dan kuasai
Memilih tema menjadi hal yang sangat penting karena kita akan lebih mudah
membahas atau menulis sesuatu jika kita menyukai topik atau temanya. Nah, ini
penting banget buat kita ingat guys, karena kalau kita asal memilih tema dan
hanya berdasarkan tema itu terlihat keren dan banyak peminatnya saja, bisa jadi
esai kita tidak sesuai apa yang kita harapkan. Jika kita memaksakan mengambil
suatu tema yang kita sendiri sebenarnya kurang suka atau kurang menguasai, kita
pasti akan lebih banyak menghadapi kesulitan menemukan ide dan menyelesaikan
tulisan kita. Begitu juga ketika kita hendak mengikuti lomba ya guys, sebaiknya
kita memilih lomba atau tema lomba yang benar-benar sesuai keinginan dan
kemampuan kita yak.
3. Mencari masalah yang sedang diresahkan
Gimana sih esai yang menarik? Kalau menurut aku dan berdasarkan
pengalaman temen-temenku yang bisa menyabet juara-juara lomba esai, esai yang
menarik itu esai yang membahas dan menawarkan solusi terhadap suatu isu atau
permasalahan yang sedang hangat atau diresahkan. Biasanya kalau kita ingin
mengikuti suatu lomba esai, tema yang diangkat dalam lomba tersebut terkait
isu-isu yang tengah diresahkan. Misalnya saat ini kita sedang menghadapi
pandemik, coba temen-temen cek pasti lomba-lomba esai yang diadakan juga
mengangkat tema ini.
Apakah harus mengangkat masalah-masalah besar atau mendunia? Tentu tidak,
jika kita belum bisa mengangkat masalah global atau masalah-masalah besar yang
dihadapi di dunia, kita bisa mengangkat masalah-masalah yang ada di sekitar
kita. Justru dengan mengangkat masalah-masalah yang ada di sekitar kita, bisa
jadi esai kita lebih menarik dan aplikatif dibanding esai yang kita tulis
dengan mengangkat masalah global tapi pemahaman dan data yang kita sajikan
masih sangat minim. Jadi, jangan terlalu terpatok untuk menyelesaikan masalah
dunia ya guys karena jika kita tidak benar-benar memahami permasalahan tersebut
dan kurang memiliki data, bisa jadi esai yang kita tulis kurang memuaskan.
4. Mengumpulkan banyak informasi untuk referensi
Untuk menciptakan suatu tulisan yang berkualitas, tak terkecuali esai,
kita harus mempunyai informasi dan data-data yang cukup yak guys. Semakin
banyak informasi dan data yang kita punya maka esai kita pun akan semakin
spesifik dan tentunya akan lebih bagus. Gimana cara mendapatkan informasi ini?
Apakah harus dengan membaca buku dan jurnal saja? Tentu tidak. Di era digital
seperti sekarang ini tentunya kita lebih mudah mendapatkan informasi dan data yang
kita inginkan, yaitu misalnya melalui YouTube, e-book, atau artikel-artikel
yang sudah tersaji di internet ya guys.
Sebenarnya
mencari informasi untuk referensi menulis esai tidak harus hanya dengan tulisan
atau video ilmiah saja loh, kita bisa menambah informasi kita dengan membaca
novel. Hah novel? Kok bisa? Yaps. Dengan membaca novel secara tidak langsung
kita melatih emosi kita dan meningkatkan kemampuan kita dalam memahami sesuatu.
Jadi, dengan sering membaca novel, secara tidak langsung kita telah melatih
hati dan otak kita untuk lebih peka dan mudah memahami sesuatu. Kepekaan dan
kemampuan memahami tentunya sangat dibutuhkan dalam menulis esai.

Komentar
Posting Komentar